Orang kata saya gemuk la, padat la, tembam la, montok la..
FINE!!
Saya nak diet!!
But since im a future doctor, i need to have a good balanced diet plus improving my eating habits..=)
Hmm..
Talking about eating habits..
I skipped breakfast..
I eat a lot and frequently..
Im lazy to chew da food I eat..
I love bottled drinks..Nu Green Tea!
Owhh..yeah~
I decided to google Good Eating Habits..
And I found this informative articles..
1) PREPARE YOURSELF FOR SUCCESS
In order to begin you need to prepare yourself mentally. Plan in advance what you will be eating during the week, write it out for yourself, stock up on those foods and make it happen!
2) PROTEIN IS VITAL
Make sure you eat protein in some form at every meal, including breakfast.
3) EAT LESS REFINED BREADS AND STARCHES
Cut back on the amount of bread and pasta you consume. Eat your pasta as your mid-day meal and if you do eat pasta or bread it comes from whole grains.
4) LIMIT YOUR DAIRY CONSUMPTION
Drink non-fat milk, eat low fat or fat free cheese and low fat yogurt but check the yogurt, some low fat yogurt has a very high sugar content!
5) DON’T OVERDO THE FRUIT
No more than 2 a day and use just the good fiber kinds. Apples, pears, plums, and berries are best. Avoid fruit juices, they’re loaded with sugar!
6) EAT NUTS
Just stay in moderation here. A quarter cup of pistachios, almonds or cashews are not only tasty, but a good source of protein.
7) REDUCE THE PORTIONS
When at home, use smaller plates. If you go out, order the smaller size or if one size fits all, get a doggie bag in advance and put half your meal in it before you start to eat. You will fell better and have a good meal to eat again later.
8) DRINK LOTS OF WATER
Water has great dietary and overall health benefits. Many hunger pangs are due to lack of water. Drinking plenty of water throughout the day will keep you hydrated and will reduce food cravings.
9) GO MEATLESS FOR A MEAL A DAY
Try eating one meal per day with no meat. For example, have a peanut butter and jelly sandwich rather than a hamburger. You reduce bad fat and increase fiber and protein.
10) NEVER SKIP BREAKFAST
A proper breakfast gets your metabolism going. Use cereals with at least 5 grams of fiber and no more than 8 grams of sugar and use non-fat milk.
11) EAT MORE SEAFOOD
Eat water packed tuna and salmon; they are loaded with omega-3 fatty acids that help protect the heart. You should have these seafood’s 2-3 times per week.
12) BRING YOUR OWN LUNCH
Rather than eating lunch out all the time, make your lunch and only eat out for lunch once a week. You’ll save money and know your eating good things like whole grain bread, lean chicken or ham and fruit or veggies.
(Okey, now I know y i am who i am)
I suggest u guys to follow all these guidelines towards healthy eating habits..
Tak kisahla korang on diet atau x..
Ni xde kaitan dengan kegendutan korang..
Its just for a healthier lifestyle..Especially for becoming-doctors, u guys shud be a role model to everybody! Takde la nak melantak mi segera tiap hari..(Oppss..ad yg terasa ke? =P )
HIDUP SIHAT RAKYAT SEJAHTERA! Uhuks =)
.:When Heart Does the Talking:.
Showing posts with label Informasi. Show all posts
Showing posts with label Informasi. Show all posts
Sunday, 11 October 2009
Thursday, 11 June 2009
Kenapa flight kat Bandung selalu delay?
Saya tahu..exam belum selesai..
Tapi malangnya, saya tak dapat menahan jari-jemari ini dari terus mengetik key laptop..
Satu ketika dulu, saya ad terbaca satu blog post hamba Allah berkaitan ketidak-puas-hatiannya flight di airport Bandung - Bandara Husein Sastranegara selalu sangat delay..
Mana lah tak bengang kan..
Semangat sedang berkobar-kobar nak pulang ke tanah air..tup2, DELAYED! Kalau 2 3 jam ok lagi, tapi kadang2 sepatutnya depart malam ni, terpaksa balik keesokkan harinya..
Knape la cam gtu ek??
Hmm..
Maybe ad yg dah tau kenapa, tp sesape yg lum tau.. read this..
Berita ini saya baca dalam beberapa minggu yang lepas..tp berita lama~ =p
Bandara Husein Sastranegara Paling Sulit Didarati
Selasa, 7 April 2009 | 07:35 WIB
BANDAR Udara Husein Sastranegara, Bandung, memang dikenal sebagai bandara yang memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi. Di tataran pilot Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia yang selalu memberikan kelas pada setiap bandara yang dilewati, Husein Sastranegara menjadi salah satu yang paling sulit.
Berikut ini penuturan Capt R Muh Syafei, mantan Pilot Garuda Indonesia, tentang Bandara Husein Sastranegara, Bandung, dibandingkan dengan bandara lain di Indonesia.
* * * * *
KALAU kita mengelompokkannya, Bandara Husein Sastranegara masuk dalam bandara dengan tingkat kesulilitan IV atau yang paling sulit. Selain Husein Sastranegara ada bandara lain yang sama sulitnya, yaitu bandara lama Padang, Bandara Samratulangi (Manado), dan Bandara Patimura (Ambon).
Sementara untuk bandara dengan faktor kesulitan yang paling rendah masuk dalam tingkat I, seperti Bandara Depati Amir (Pangkalpinang) dan Teluk Betung (Lampung).
Dari bandara-bandara di tingkat IV, Husein Sastranegara juga terbilang paling sulit. Letak geografis menjadi faktor utama kesulitan tersebut, selain terletak di daerah pegunungan, karena Bandung adalah kota di ketinggian, cuaca pun sangat berpengaruh. Angin kencang berputar pun kerap terjadi.
Karena dikelilingi oleh pegunungan, bandara ini hanya memiliki satu celah untuk masuk, yaitu celah Padalarang. Dari celah itu pesawat bisa mendarat atau menerbangkan pesawat di runway yang tergolong pendek.
Nah, situasinya jadi akan sulit apabila cuaca tiba-tiba memburuk. Di sini pilot harus mampu membuat keputusan secara cepat dan tepat. Dan dibutuhkan pengalaman yang cukup untuk bisa membaca tanda-tanda alam. Bayangkan saja bila situasinya berkabut, sulit untuk melihat pegunungan yang berderet disamping runway.
Maka tidak heran apabila di bandara ini sering terjadi kecelakaan pesawat, itu terjadi sejak dulu. Pernah juga tahun 1970-an pesawat Dakota milik Garuda jatuh di sana karena cuaca buruk.
Karena sangat sulitnya, Garuda saat itu juga membuat kebijakan agar kapten pilot baru tidak boleh menerbangkan pesawat ke bandara ini. Pilot in command haruslah pilot yang telah dua tahun menjadi kapten. Sementara kopilotnya harus pengalaman empat tahun menjadi kopilot.
Pada cuaca hujan dan berkabut akan menjadi masalah besar dalam penerbangan di Husein Sastranegara. Karena itu, pilot harus benar-benar menggunakan prosedur penerbangan dengan penuh disiplin. Pilot tidak boleh memaksakan untuk terbang atau mendarat pada situasi seperti ini. Mendingan pendaratan ditunda karena bisa membuat celaka.
EWA
Sumber : Persda Network
Sumber: Kompas.Com
http://regional.kompas.com/read/xml/2009/04/07/07353222
/Bandara.Husein.Sastranegara.Paling.Sulit.Didarati
Therefore, janganlah marah2, tension bila flight delay..
Delay tu untuk keselamatan kita gak..
.:When Heart Does the Talking:.
Tapi malangnya, saya tak dapat menahan jari-jemari ini dari terus mengetik key laptop..
Satu ketika dulu, saya ad terbaca satu blog post hamba Allah berkaitan ketidak-puas-hatiannya flight di airport Bandung - Bandara Husein Sastranegara selalu sangat delay..
Mana lah tak bengang kan..
Semangat sedang berkobar-kobar nak pulang ke tanah air..tup2, DELAYED! Kalau 2 3 jam ok lagi, tapi kadang2 sepatutnya depart malam ni, terpaksa balik keesokkan harinya..
Knape la cam gtu ek??
Hmm..
Maybe ad yg dah tau kenapa, tp sesape yg lum tau.. read this..
Berita ini saya baca dalam beberapa minggu yang lepas..tp berita lama~ =p
Bandara Husein Sastranegara Paling Sulit Didarati
Selasa, 7 April 2009 | 07:35 WIB
BANDAR Udara Husein Sastranegara, Bandung, memang dikenal sebagai bandara yang memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi. Di tataran pilot Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia yang selalu memberikan kelas pada setiap bandara yang dilewati, Husein Sastranegara menjadi salah satu yang paling sulit.
Berikut ini penuturan Capt R Muh Syafei, mantan Pilot Garuda Indonesia, tentang Bandara Husein Sastranegara, Bandung, dibandingkan dengan bandara lain di Indonesia.
* * * * *
KALAU kita mengelompokkannya, Bandara Husein Sastranegara masuk dalam bandara dengan tingkat kesulilitan IV atau yang paling sulit. Selain Husein Sastranegara ada bandara lain yang sama sulitnya, yaitu bandara lama Padang, Bandara Samratulangi (Manado), dan Bandara Patimura (Ambon).
Sementara untuk bandara dengan faktor kesulitan yang paling rendah masuk dalam tingkat I, seperti Bandara Depati Amir (Pangkalpinang) dan Teluk Betung (Lampung).
Dari bandara-bandara di tingkat IV, Husein Sastranegara juga terbilang paling sulit. Letak geografis menjadi faktor utama kesulitan tersebut, selain terletak di daerah pegunungan, karena Bandung adalah kota di ketinggian, cuaca pun sangat berpengaruh. Angin kencang berputar pun kerap terjadi.
Karena dikelilingi oleh pegunungan, bandara ini hanya memiliki satu celah untuk masuk, yaitu celah Padalarang. Dari celah itu pesawat bisa mendarat atau menerbangkan pesawat di runway yang tergolong pendek.
Nah, situasinya jadi akan sulit apabila cuaca tiba-tiba memburuk. Di sini pilot harus mampu membuat keputusan secara cepat dan tepat. Dan dibutuhkan pengalaman yang cukup untuk bisa membaca tanda-tanda alam. Bayangkan saja bila situasinya berkabut, sulit untuk melihat pegunungan yang berderet disamping runway.
Maka tidak heran apabila di bandara ini sering terjadi kecelakaan pesawat, itu terjadi sejak dulu. Pernah juga tahun 1970-an pesawat Dakota milik Garuda jatuh di sana karena cuaca buruk.
Karena sangat sulitnya, Garuda saat itu juga membuat kebijakan agar kapten pilot baru tidak boleh menerbangkan pesawat ke bandara ini. Pilot in command haruslah pilot yang telah dua tahun menjadi kapten. Sementara kopilotnya harus pengalaman empat tahun menjadi kopilot.
Pada cuaca hujan dan berkabut akan menjadi masalah besar dalam penerbangan di Husein Sastranegara. Karena itu, pilot harus benar-benar menggunakan prosedur penerbangan dengan penuh disiplin. Pilot tidak boleh memaksakan untuk terbang atau mendarat pada situasi seperti ini. Mendingan pendaratan ditunda karena bisa membuat celaka.
EWA
Sumber : Persda Network
Sumber: Kompas.Com
http://regional.kompas.com/read/xml/2009/04/07/07353222
/Bandara.Husein.Sastranegara.Paling.Sulit.Didarati
Therefore, janganlah marah2, tension bila flight delay..
Delay tu untuk keselamatan kita gak..
.:When Heart Does the Talking:.
Subscribe to:
Posts (Atom)